-->

28 Feb 2016

march wishlist


from left to right, top to bottom :

March Wishlist :
Hello, Assalamualaikum! it's been awhile i don't talk about fashion things. i lost. i want to do this and that, but my only passion is here, in fashion things. so, to start (again) my little fashion blog, i just want to share about what is in the mood. wearing simple outfit all day long. i need to buy some of simple outfit like sweat pants, sweater, loafer and crossbody satchel bag. it's been a while i don't go shopping too. so, just let my money hanging again in my closet!

23 Feb 2016

how to always keep in touch with your old bff


assalamualaikum!

sebagai seorang yang tidak begitu banyak memiliki teman, saya sangat menghargai setiap waktu yang saya habiskan bersama teman-teman saya. kebersamaan dengan mereka, berantem-beranteman, kangen-kangenan, gila-gilaan, menjadi waktu yang saya simpan rapi di memori. bukan hanya di memori, kadang saya juga tumpahkan semua di buku harian saya. saya senang. karena dari mereka saya belajar banyak hal. belajar lebih baik dan belajar tentang melihat berbagai sisi dari satu masalah.

saat kuliah, saya sangat dekat dengan dua orang teman perempuan saya dan satu teman laki-laki, namanya Ervin dan Prima serta Ko Lie yang sekarang nggak ada kabarnya sama sekali. tiga teman saya ini punya karakter yang beda-beda. saya sangat senang bercerita banyak hal sama mereka, lalu mereka dengan karakter masing-masing akan mengutarakan opini mereka tentang cerita yang saya curhatin. dari sana saya merasa kaya. karena, saya jadi belajar agar tidak egois. kalau pemikiran saya bukan satu-satunya yang benar.

tapi seiring berjalannya waktu, kami pun lulus dari universitas (kecuali Ko Lie,yang hanya dia dan Tuhan yang tahu kapan mulai niat bikin skripsi, yang sekali lagi saya nggak tahu kabarnya. semoga ia baca ini dan menghubungi saya karena saya takut menghubungi duluan :( ). Ervin kini menjadi seorang pegawai bank, disusul Prima yang kini bekerja di bagian marketing sebuah developer apartment. lalu Ko Lie...yang sepertinya punya bisnis baru lagi. kami jadi jarang sekali bertemu. saya jadi kesepian. karena hanya saya yang punya banyak waktu luang. mempertemukan mereka juga jadi sangat amat susah karena waktu libur mereka nggak bebarengan. saya jadi kangen.

meskipun begitu, bila ada kesempatan, saya nggak akan mikir dua kali untuk menyempatkan bertemu. lalu apa yang bisa dilakukan dengan teman lama yang hampir tidak pernah bertemu setiap hari itu? saya punya beberapa tipsnya. siapa tahu kalian yang keabisan ide, bisa dapet inspirasi. halah :P

1. makan siang bareng
ada yang bilang kalau makan itu bisa mengakrabkan suasana. dari yang nggak kenal, jadi kenal. dari yang marahan, jadi akur. saya mengamini. kadang saya mengajak makan siang teman, untuk memancing teman saya cerita keluhannya (ini bukan maksa, loh! tapi biasanya makan siang jadi ajang curhat dadakan saya sama sahabat saya). dan apa kegiatan yang lebih baik dari makan? sepertinya belum ada. buat mereka yang sudah kerja, makan siang bareng sahabat bisa jadi obat dari stressnya kerjaan. kenyang dapet, bahagia juga dapet. saya masih sering ngajak temen lama buat sekedar makan siang bareng untuk menjaga keakraban. cuman ya itu. waktunya yang susah! kalau Prima bisa disamperin kapan saja karena kantornya masih bisa dijangkau. kalau Ervin... harus mendaki gunung lewati lembah karena berada di in the middle of nowhere :p *peace

2. shopping bareng
ini rada boros memang. soalnya, belanja bareng temen sudah ada penelitiannya kalau bikin bangkrut. tapi kami seneng-seneng aja, tuh! kalau tidak cocok, tidak kami beli. saya juga adalah saksi ke-excited-an Ervin pertama kali beli baju kerja dan pertama kali ngabisin gaji pertamanya. ikut seneng saya waktu itu!

3. main game bareng
ini bisa dilakukan tanpa ketemu loh. bisa ngata-ngatain sepuasnya lewat chat kalau kalah. haha. game terakhir yang getol kami mainin sama-sama adalah Duel Otak. game yang 80% ngawur, 20% bejan (bejo/beruntung).

4. Photoshoot rame-rame
karena kami banci foto semua, foto-foto adalah keharusan. dimanapun, kapanpun, kami foto-foto. menuh-menuhin memory card ponsel maupun kamera, buat ganti foto profil sosial media. senang? pasti! karena kami bisa sekalian pamer kalau kami tetap baik-baik saja meski sudah punya kehidupan sendiri-sendiri.

5. masak bareng
ini juga favorit! dua temen perempuan saya ini mandirinya luar biasa. bisa masak sendiri lagi! saya mah bisa apa? bisa makan doang. hehe...masak bareng adalah kegiatan kedua yang saya senangi setelah makan bareng. kami suka iseng coba resep baru, belanja bareng, dan Ervin pasti yang paling ribet soal bandingin harga bahan. nggak salah dia lulus dari jurusan fkip ekonomi. :p

6. nonton film bareng
kegiatan terakhir yang biasa kita lakukan kalau ketemu adalah nonton bareng. kami punya kesenangan yang sama. sama-sama seneng film kartun. kalau ada film kartun baru di bioskop, terutama Minion dan Kungfu Panda, kami pasti langsung janjian nonton bareng. saat ini kami lagi nunggu Kungfu Panda terbaru tayang di bioskop. rencananya kami mau nonton sama-sama. ada yang mau gabung?

itu saja mungkin yang baru kepikiran soal bagaimana supaya kita tetap bisa jaga keakraban bareng temen-temen lama. jika kalian tertarik, saya akan bikin tips yang kedua dan ketiga hahaha....yang penting temenan itu cuma satu, percaya aja dan nggak usah berekspektasi tinggi-tinggi. temenmu bukan sainganmu. kalau mau saingan mending ikut lomba cerdas cermat. hehe

oh, ya! rencananya saya mau bikin giveaway nih. buat temen-temen yang punya masukan pengen giveaway apa, jangan sungkan drop comment di bawah ya! sampai jumpa di postingan berikutnya! : D

13 Feb 2016

korean movie review: Love Fiction (2012)



cast:
Ha Jung Woo as Khoo Joo Wol
 Gong Hyo Jin as Hee Jin
Ji Jin He as Joo Ro
Lee Byung Joon as Multiman
Jo Hee Bong as Company President Kwak
Yoo In Na as Soo Jung
Kwak Do Won as  Director


picture from google.com

plot:
ini adalah kisah cinta seorang ghost writer kepada seorang wanita pada pandangan pertama. Khoo Joo Wol, seorang penulis dan bartender pada sebuah bar kecil, saat ini sedang menggarap novel keduanya. tapi, ia mengalami writer's block! Lalu untuk mencari inspirasi ia bersedia mengantarkan bosnya di perusahaan publishing ke Berlin sebagai penerjemah. pada hari terakhirnya di Berlin, Joo Wol datang pada acara pesta yang diadakan oleh anggota film industri. Joo Wol bosan dengan pestanya, dan memutuskan untuk keluar, merokok. lalu seorang wanita bernama Hee Jin datang menghampirinya dan ikut merokok. Joo Wol kemudian merasakan cinta pada pandangan pertama.

kembali ke Seoul, sebuah surat dan bucket bunga datang untuk Hee Jin di meja kantornya. Hee Jin membaca surat yang ternyata dari Joo Wol dan tertawa terbahak-bahak. sementara itu di lain tempat, Joo Wol menantikan telefon dari Hee Jin. dan pada akhirnya Hee Jin menelfon Joo Won. setelah itu, calon sepasang kekasih ini bertemu untuk kedua kalinya...


picture from hancinema.com

my honest opinion:

halo, Assalamualaikum! hari ini saya mau menulis opiniku soal salah satu film Korea yang sebenarnya sudah saya download lama, tapi belum sempat saya tonton. saya adalah penikmat drama Korea, selain drama, saya juga kadang menonton film buatan mereka. semua genre, nggak cuma yang populer dan romantis-romantisan saja. dan surprisingly, film Korea ini juga nggak kalah bagus sama film-film box office. plotnya macem-macem. tapi biasanya yang plotnya aneh-aneh rada nggak populer disana, meskipun kalau menurut saya, idenya luar biasa!

 film Love Fiction ini saya tertarik buat nonton karena pertama, ada aktris favorit saya, Gong Hyo Jin. kedua, film ini masuk peringkat pertama box office Korea dengan penjualan lebih dari satu juta tiket dalam minggu pertama! waahh

sense of fashion Gong Hyo Jin selalu memenangkan hati saya! Eonnie, sarange!

dari judul dan trailer-nya, sudah bisa ditebak kalau ini bergenre romantic-comedy. tapi jangan buru-buru nge-judge dulu! film ini banyak maksud terselubungnya kalau kita mau sedikit berpikir. ya, film ini tentang feminisme. karakter yang diperankan Hyo Jin sangat kuat sampai bikin saya menganga. ada gitu wanita serealistik Hee Jin? kisah cintanya bukan kisah cinta picisan yang manis di awal, nangis di tengah, bahagia pada akhirnya. kalau saya melihatnya justru malah, waah bener nih! jatuh cinta itu manisnya di depan doang, selebihnya adalah rasa tanggung jawab dan saling menerima kekurangan masing-masing yang kadang bikin mikir "kok gue bisa seneng sama orang model begini, ya?"


kalian juga pernah merasa begitu sama pasangan? berarti itu wajar. hehe. cerita lain yang bikin saya membenarkan Hee Jin tanpa bermaksud ikut paham feminismenya adalah, gap antara pria dan wanita soal bulu ketek. kenapa pria bebas punya bulu ketek, tapi kalau wanita yang punya, kesannya jadi menjijikkan? saya juga kadang mikir begitu. katanya jaman sekarang jaman emansipasi? tapi nonton wanita berbulu jijik. wanita pun jijik sama bulu-bulu yang dia punya. hahaha... (maaf ya rada jorok)

contoh feminisme lain adalah ketika pria boleh sembarangan "tidur" dengan wanita-wanita. ketika wanita yang berperilaku sebaliknya, pria merasa wanita tersebut sangat menjijikkan. tapi kalau ini saya nggak mau bahas sih, meskipun di luar negeri kenyataannya banyak yang begitu. menurut saya, baik laki-laki maupun perempuan berganti-ganti pasangan "tidur" tanpa pernikahan itu TIDAK BOLEH dan TIDAK PERLU DIDEBAT. hehe

sosok Hee Jin ini adalah sosok perempuan ideal saya. saya sangat menikmati adegan-adegan di setiap film. bagaimana sosok perempuan yang biasanya pengen dicintai dengan manis, tidak terdapat pada Hee Jin. begitu realistisnya dia sampai ia tidak ingin pasangannya berbohong dengan terus mengatakan "i love you" kepadanya. karena ia sudah yakin, suatu saat masa-masa seperti itu akan berlalu begitu saja. Hee Jin bahkan sudah siap untuk putus kapan saja sejak mereka memutuskan untuk pacaran. hubungan macam apa ini -_- bisa se-prepare itu. 


oh, satu lagi! make up Gong Hyo Jin disini sangat on point! saya suka sekali paduan makeup yang minimalis dengan warna lipstik yang cerah. kesan misteriusnya dapet banget gitu. kalau bikin lawan jenis jatuh cinta mah wajar. makeupnya sangat mature tapi tidak berat. saya jadi kepikiran pengen nyoba pakai make-up begitu juga mengingat warna lipstik saya kebanyakan warna gelap. 

pokoknya, saya kasih 4/5 untuk film ini. yang belum nonton, nonton gih! meskipun sudah Out of Topic, tapi masih oke kok untuk dibahas rame-rame. saya juga akan rajin-rajin mereview film-film Korea atau drama-drama Korea lainnya di lain kesempatan. sampai ketemu di review selanjutnya!

salam,
Iphiet


8 Feb 2016

kompetisi blog BTPN: i got my personal tailor!

pattern from laurenconrad.com

assalamualaikum!

post ini setengahnya adalah curhat, jadi harap dimaklumi. hehe~ saya mau cerita tentang my petite body with huge tight. bisa dibayangkan, kan? tinggi saya di usia yang sudah memasuki 20-an tahun ini hanya 150 sekian-sekian. boong, ding! 150cm pas! dengan berat badan 45kg. dengan ukuran segitu, saya sangat susah mencari pakaian yang sesuai dengan ukuran tubuh saya. kalau nggak kebesaran, ya kebesaran banget! it's a cursed but sometimes it's a blessed too! cursed-nya, saya jadi nggak bebas milih-milih celana jeans, karena kaki saya yang pendek, tapi besar haha. saya HARUS dan WAJIB motong celana jeans saya, juga harus ngecilin di bagian perut supaya celana jeansnya enak dipakai. tapi....blessed-nya, saya jadi suka desain-desain baju saya sendiri lalu diberikan ke penjahit rumahan untuk minta dijahitkan sesuai dengan apa yang saya minta. nggak bisa jahit sendiri? iya. makanya saya selalu rajin ke tukang jahit kalau saya perlu pakaian baru.

enaknya bikin baju sendiri itu bisa hunting-hunting kain sendiri, desain sendiri, lalu tinggal dikasihkan ke tukang jahit langganan dekat rumah. saya selalu puas dengan apa yang dari dulu saya lakukan ini. apalagi kalau dapat bonus pujian dari temen-temen. saya dengan bangga bilang kalau ini tailored by my "personal" taylor!

penjahitnya pun dari dulu sampai sekarang alhamdulillah masih sama, karena memang sudah cocok. sebut saja namanya Budhe Endang. beliau ini teman mama ketika dulu masih suka nemenin adek saat adek masih TK. mama pula yang nggak sengaja menemukan bakat terpendam Budhe Endang, yaitu menjahit. untuk men-support Budhe Endang, mama sering ngasih kain untuk kemudian dijahitkan ke Budhe Endang. modelnya Budhe Endang yang pilih. dan ternyata, selain jago menjahit, Budhe Endang juga jago masalah desain. dari situ deh saya juga mulai tertarik untuk ikutan jahit baju di tempat Budhe Endang.

hasil jahitan Budhe Endang sangat enak ketika dipakai. pas sama badan. selain itu, bila mau menambahkan kombinasi, Budhe Endang mau mencarikan kain yang belum ada. sendirian. dengan harga dan kualitas kain yang bagus. Budhe endang emang siap rugi tapi hasilnya bagus. Budhe Endang juga nggak segan-segan buat bilang "model yang kaya begitu jelek!" kalo memang tidak sesuai dengan bentuk tubuh pelanggannya. mama saya tuh, sering kena omel! haha.

kalau saya mau jahit baju juga selalu konsultasi dulu sama Budhe Endang. kalau nggak cocok, nanti Budhe Endang yang mengakali supaya desain yang saya buat, cocok sama bentuk tubuh saya. pokoknya, Budhe Endang T-O-P dah! 

kasus terakhir yang saya hadapi bersama budhe Endang adalah ketika saya hendak wisuda tahun lalu. saya dapat toga dengan ukuran yang nggak masuk akal besarnya! karena toga nantinya harus dikembalikan, maka saya nggak boleh memotong sedikitpun bentuk toga. saya langsung curhat ke Budhe Endang dan ajaibnya, beliau langsung bisa "mengakali" toga sehingga ketika toga saya pakai, saya tidak seperti sedang memakai jubah Voldemort! saya jadi bisa wisuda tanpa ada rasa malu karena toganya kedodoran. hahaha
 ini toga hasil rombakan Budhe Endang, tanpa motong kain sedikitpun.


dan dua foto di atas adalah pakaian hasil karya Budhe Endang juga. :D suka, suka!

gimana? bagus, kan? makanya nggak heran pelanggannya tambah banyak! tapi semakin banyak pelanggan, saya justru malah semakin kasihan sama Budhe Endang. ia kerja sendirian, nggak ada asistennya. padahal deadline jahitan hampir setiap hari. belum lagi jahitan baru yang kadang pelanggannya suka nggak masuk akal ngasih deadline-nya. seperti, masukin hari ini, lusa minta bajunya udah jadi. maka dari itu, saya sepertinya harus menyarankan Budhe Endang untuk punya asisten. paling tidak ada yang bantu potong-potong pola. tapi punya asisten, kan nggak segampang ngomongnya. kita juga harus kasih upah yang layak dong ya supaya si asisten kerjanya rajin dan nggak asal-asalan. tapi hasil jahit Budhe Endang tak sebesar penjahit kelas kakap yang bisa sampai ratusan ribu tiap baju! saya aja kalau bikin baju paling mahal ongkosnya cuma 60ribuan. lalu modalnya dari mana buat upah asisten?

sebagai pelanggan yang baik pun, saya ikut mikirin gimana caranya biar Budhe Endang bisa tetep survive sama usahanya. dan iseng-iseng saya pun ikut simulasi menabung untuk memberdayakan milik BTPN. program ini keren loh, soalnya, selain membiasakan kita untuk menabung, hasil tabungan kita juga menjadi sumber modal untuk memberdayakan mass market, seperti budhe Endang ini. menguntungkan, bukan? begini, nih cara mainnya!

 klik di tab mulai simulasi

 kalian bisa memilih, langsung connect lewat facebook atau manual simulasi. kalau saya sih prefer manual simulasi.

kalau milihnya manual simulasi, kalian harus registrasi nama dan alamat email. lalu di bawahnya, kalian pilih tuh bidang apa yang ingin kalian berdayakan. kalau saya milihnya fashion.

lalu kalian pilih, pura-puranya kalian ingin menabung seberapa besar di BTPN? kalau saya, karena masih belum bekerja, saya pilih yang paling sedikit, yakni Rp 500.000,00 untuk setengah tahun. dan mari kita lihat hasilnya....

 dan ini adalah hasil menabung saya selama setengah tahun. 

6 x Rp 500.000,00 = Rp 3.000.000,00, kan? plus bonus bunganya. daripada kita nabung di rumah, uangnya "nggak aman" karena bisa diambil-ambil kalau lagi kumat. nabung di bank, khususnya BTPN, uang kita setidaknya tidak terlihat mata, tapi berprogress sedikit demi sedikit, kita jadi untung. apalagi uang hasil nabung bisa buat modal pengusaha-pengusaha kecil kayak budhe Endang. makin maju nanti negeri kita!

kalian penasaran, bagaimana kalau menabungnya dalam jumlah besar dengan kurun waktu yang lebih lama? apakah hasilnya juga sama? kalau penasaran, mending ikut simulasinya juga aja di MENABUNG UNTUK MEMBERDAYAKAN. silahkan iseng mencoba! :D

salaam,
Iphiet

4 Feb 2016

easy recipe: no bake oatmeal cookies

assalamualaikum!

saya lagi pengen banget bikin cookies, tapi paling males kalau sudah berhubungan dengan oven. pertama, saya nggak bisa mengira-ngira waktu matang sebuah adonan (pasti kalau nggak kurang matang, ya gosong hehe) dan yang kedua, saya bukan termasuk orang yang rapi ketika memasak. mama saya bisa ngomel seharian kalau tahu saya "menghancurkan" oven kesayangannya. lol. maka dari itu, saya iseng-iseng cari resep cookies tanpa dioven. lalu nemu deh resep no bake oatmeal cookies. apa? oatmeal dibikin cookies? emang enak? jawabannya, beuuuhhh enak banget!

saya dulu sempat diet nasi dan sebagai gantinya saya makan oatmeal. mau nggak mau, harus mau. meskipun saya akuin, oatmeal itu nggak enak! (atau saya yang nggak tahu cara ngolahnya?) tapi saya tetep penasaran kalau ada resep dengan bahan dasar oatmeal. pengen nemu sisi enaknya makanan yang katanya sehat ini. dan finally, saya menemukan betapa oatmeal memang makanan yang enak! no bake cookies ini bisa jadi pengganti snack yang mengenyangkan. bahkan saya nggak merasa lapar karena ngemil oatmeal cookies. karena emang ngenyangin banget. karena saya excited dan kali ini bisa dibilang berhasil bikin makanan sendiri, saya mau bagi resepnya!


 bahan: 
1 stik butter
1,5 cup gula pasir (gula segini manis banget! bisa dikurangin buat yang nggak terlalu suka manis)
0,5 cup almond milk (bisa diganti dengan susu low fat)
3 sdm bubuk cokelat
0,5 selai kacang
kacang secukupnya
1 sdt vanilla extract
3 cup oats

cara membuat:
1. panaskan panci dengan api sedang
2. masukkan butter dan gula, aduk hingga menjadi karamel
3. masukkan susu dan cokelat bubuk, aduk hingga rata dan biarkan mendidih
4. tambahkan selai kacang (tips: supaya selai kacang tidak lengket di sendok, sebelumnya sendok dilapisi plastik terlebih dulu)
5. masukkan kacang dan vanilla extract serta oats
6. aduk hingga rata
7. setelah semuanya well combined. siapkan loyang yang sudah dilapisi kertas baking
8. sekop adonan dengan sekop es krim, bentuk di atas loyang tipis-tipis
9. dinginkan kurang lebih 30 menit di freezer
10. cookies siap dihidangkan!


pada gambar, cookies terlihat glossy karena saya kebanyakan butter hahaha...tapi untuk rasa, alhamdulillah masih bisa dimakan manusia. rasanya manis dan gurih. oatmealnya juga nggak berasa oatmeal seperti saat dia menjadi pengganti nasi dulu. ketika mereka saya kasih cicip ke mama, ayah dan adek, mereka suka! waah, langka nih! besok-besok saya mau bikin lagi, dengan catatan, gulanya dikurangin, susunya juga. untuk cookies saya ini, saya mau kasih nilai 6/10, deh!

kalian pernah coba bikin no bake cookies juga? sharing dong gimana hasilnya! soalnya, saya masih payah banget ini. masih banyak yang perlu diperbaiki. seperti...gimana biar cookiesnya nggak terlalu lengket dan bisa keras dengan sempurna, gitu ketika beku. bagi-bagi rahasianya di kolom komentar, yah!

salaam,
Iphiet
Rainbow Pinwheel Pointer